Karenanya, rencananya di atas ruangan tersebut, nantinya akan dibangun tempat untuk memasarkan produk hasil dari kreasi di working space. “Ruangannya nanti juga tidak terlalu formal. Istilahnya seperti bekerja tapi nyantai. Kami gunakan ban bekas yang dimodifikasi sebagai kursi, juga meja dari kayu olahan limbah. Teman-teman kerja di situ tidak terkesan formal tapi ada produk yang dihasilkan,” sambung pejabat yang hobi bermain futsal ini.
Selain Co-working Space, wali kota juga menginstruksikan untuk memperlebar ruangan Command Center dengan memaksimalkan ruangan di sebelahnya. Artinya, personel dan jumlah pantauan dan kamera CCTV juga akan ditambah. “Nantinya CC Room akan berbentuk berputar, akan diperlebar fungsinya. Ada lokasi di sebelah ruang rapat CC yang akan diplot sebagai ruangan CC,” jelas Eri.
Eri juga menyebut bahwa wali kota berharap untuk menambah counter bagi pelayanan perpanjangan SIM/STNK di lantai I Gedung Siola.(hdi/cn02)











