Wali Kota Eri Cahyadi mengaku, jabatan sebagai wali kota itu tidak artinya kalau saat ini masih ada pahlawan bangsa yang masih mengalami kesusahan di dalam hidupnya. “Bila itu masih terjadi di Kota Surabaya, saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Insyaallah saya pastikan, setelah upacara 17 Agustus 2022, kami pasti akan mengunjungi rumah panjenengan satu persatu,” aku Wali Kota Eri Cahyadi.
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu berjanji, akan memperhatikan kesejahteraan para veteran di Kota Surabaya. Bahkan ia juga ingin memperbaiki rumah veteran jika kondisinya tidak layak.
“Kita gunakan APBD kita, kita nanti lihat rumah beliau. Insyaallah tujuan merebut kemerdekaan panjenengan akan saya wujudkan, saya berikan semaksimal mungkin, agar hidup lebih bahagia,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua LVRI Cabang Surabaya, Brigjen TNI Purn Subagyo Rahmad sempat menceritakan masa perjuangan zaman dulu. Mulai dari kisah peristiwa pertempuran Pearl Harbour, pembentukan BPUPKI, pertempuran arek – arek Suroboyo hingga pembacaan naskah proklamasi oleh Presiden RI Ke 1, Ir. Sukarno pada 17 Agustus 1945.












