“ Diharapkan penyerapan bantuan pendidikan bisa maksimal. Sehingga angka 25 ribu pelajar SMA dan SMK negeri maupun swasta dari keluarga MBR itu bisa semaksimal mungkin tercover bantuan tersebut,” jelasnya.
Disisi lain, dalam rapat paripurna tersebut juga disepakati pembangunan rumah sakit tipe c dikawasan Surabaya Timur.
“ Akhirnya bisa terjadi kesepakatan antara Wali Kota dengan DPRD tentang pelaksanaan sub kegiatan tahun jamak pembangunan rumah sakit beserta sarana dan prasarana pendukungnya di wilayah Surabaya Timur,” jelasnya.
Pembangunan rumah sakit tersebut kata Awi, akan mulai dibangun pada tahun 2023 dan target selesai tahun 2024. Dan dengan angggaran sekitar Rp. 507,5 miliar.












