Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi E DPRD Jatim, Sri untari saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Saiful Anwar Malang dan RSUD Casa Husada Batu, Kamis (11/8/2022). Dimana dalam kunjungan kerja komisi E DPRD Jatim langsung dipimpin Wakil Ketua Komisi E, Hikmah Bafaqih serta diterima langsung Dinkes Jatim, RSUD Saiful Anwar, serta RSUD Casa Husada Batu.
“Maka, 14 RSUD yang BLUD sudah saatnya mandiri dalam membangun dan mengembangkan pelayanan kesehatannya. Tidak usah lagi memintai ke APBD lagi, sehingga RSUD milik pemprov Jatim dapat meningkatkan pelayanan kesehatan seperti RS Swasta di Jatim untuk mengembangkan Rumah Sakitnya secara mandiri tanpa bantuan dari negara,”kata Untari politisi asal PDi Jatim ini.
Lebih lanjut, dijelaskan di BLUD ini ada dana yang masuk dari masyarakat bisa langsung digunakan untuk peningkatan pelayanan kesehatannya. Memang dana BLUD ini terlebih dahulu masuk ke kas daerah untuk dicatat kemudian sama pemprov dikembalikan ke RSUD untuk peningkatan pelayanan kesehatan RSUD BLUD tersebut. Kecuali kalau keperluan urgent bisa menggunakan dan minta ke APBD. “Saya mencontohkan, RSUD Saiful Anwar ini juga mulai membangun dan mengembangkan pelayanan kesehatan dengan dana BLUD begitu juga Casa Husada di Batu juga menggunakan dana BLUDnya,”katanya.












