Sedang Mustakim Ketua DPAC dari Kenjeran, mengatakan darah biru Demokrat sudah mengalir dalam dirinya, meski saat ini sudah mundur sebagai pengurus DPAC Demokrat, namun perjuangannya tetap untuk Demokrat. “Ini bukan mundur dari Partai lho, memang saya gak berkenan kalau ditunjuk jadi Pengurus DPC ( Surabaya) namun jika DPD memberi wadah kami siap kapan saja, ” Tandasnya.
Sementara itu Sekretaris DPD Demokrat Jatim Reno Zulakrnaen, mengaku senang sudah mendengar keluhan dan harapan para kadernya di tingkat Kecamatan ini. Pria yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim ini mengatakan bahwa semuanya sudah terang, bahwa mereka tetap ada di Demokrat. “Alhamdulillah pertemuan ini bisa meluruskan bahwa mereka itu memang mundur sebagai pengurus, tapi tetap ada di Demokrat. Tidak seperti kabar yang sliweran bahwa mereka keluar dari Demokrat. Tidak ya, mereka masih setia pada Demokrat. Semua tetap cinta Demokrat, tetap cinta Mas Emil dan cinta Ketum AHY.
Reno menambahkan, DPD akan memberi wadah untuk mereka, “Insyaalah DPD akan memberi wadah untuk mereka tetap di Demokrat, cuman harapannya apa ya mereka biarkan berembug mau berada di kepengurusan dimana. Cuman urusan kepengurusan Partai ya tentu berjenjang ya. Apa yang terjadi kemarin itu mis komunikasi, yang alhamdulillah ini sudah bisa cairkan dengan ngobrol secara seduluran di DPD, “pungkasnya. (Caa)












