Data terbaru Kamis 20/7/2022, Jemaah haji yang sudah datang di Asrama Haji Surabaya kini mencapai Kloter 6. Dengan total sebanyak 2695 jemaah. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat ada 17 jemaah haji yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Jamaah positif tetap diantar kembali ke rumah masing-masing dengan mobil tersendiri dari Pemprov Jatim untuk segera dilakukan isolasi. Mereka juga dimonitor Dinkes dan puskesmas setempat.
“Bagi jemaah haji yang dinyatakan negatif antigen, bisa kembali ke rumah masing-masing. Termasuk mereka yang hendak melakukan ziarah haji, tetap bisa melaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Mohon tetap menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan,” pinta Khofifah.
Monitoring Kondisi Jamaah di daerah Asal Selama 21 Hari Pemeriksaan kesehatan bagi jemaah haji ini, kata Khofifah dilakukan secara terintegrasi oleh kantor Kesehatan Pelabuhan KKP), Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji PPIH Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, BPBD Jatim dan petugas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 serta tim PPLN dari TNI dan Polri.
Sesuai arahan menteri kesehatan, bagi jemaah haji yang belum vaksinasi booster. Tim Booster maupun vaksinya telah stand by disiapkan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim. “Bagi seluruh Jemaah haji yang tercatat belum melakukan vaksinasi booster, diwajibkan mendapat suntikan booster sebelum kembali ke daerah masing-masing,” jelas Khofifah.
Lebih lanjut, dalam rangka membatasi persebaran Covid-19, pemerintah telah membekali hai kartu kewaspadaan kesehatan jemaah haji (K3JH). Kartu tersebut kata Khofifah, dibagikan dalam rangka memantau kesehatan jemaah haji selama 21 hari setelah pulang dari Tanah Suci.
“Sepulangnya haji ke tanah air, harus di monitor oleh puskesmas di masing-masing daerah,” imbunya.












