Kemudian, ia mencontoh ketika ibadah haji ke tanah suci, bersama dengan sekjen partai Gerindra kami menemui PMI yang ada di tanah suci. Mereka berbagi cerita ketika ditanah suci saat musim haji membuka usaha makanan khas Indonesia.
Fawait yang Presiden LSN ini menyampaikan, dari membuka usaha makanan khas Indonesia ini, para PMI atau TKI yang ada di tanah suci bisa bertahan hidup selama berada di sana.
“Dari pengakuan mereka, dengan membuka usaha makanan khas Indonesia untuk jamaah haji asal Indonesia hasilnya bisa untuk biaya hidup selama satu tahun dan bisa mengirim uang ke tanah air untuk keluarganya. Ini yang membuat kami salut dengan perjuangan para TKI atau PMI yang ada di tanah suci,”jelas bendahara Gerindra Jawa Timur ini.
Dengan fakta tersebut, kata Gus Fawait, pihaknya berharap seluruh TKI atau PMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri untuk diberi pelatihan atau pemberdayaan sehingga ada penghasilan tambahan jika mereka hidup di perantuan di negeri orang.



