“Partai Golkar sebagai partai nasionalis religius setiap tahun melakukan kegiatan pemotongan hewan kurban, sebagai pelaksanaan perintah agama. Dan melatih keikhlasan dengan berkurban,” imbuhnya.
Asrofi menerangkan hewan kurban yang dipotong di kantor DPD II Golkar Surabaya, diantaranya berasal dari wali kota Surabaya, ditambah para legislator serta pengurus Partai Golkar ditingkat pusat, provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya.
Distribusi hewan kurban di prioritaskan kepada para kader dan warga serta simpatisan Golkar Surabaya. “Kemudian untuk masyarakat sekitar melalui kupin yang sudah dibagikan sebelumnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD II Golkar Surabaya Bidang kesehatan Yudistira Eka Putra mengatakan, jika hewan kurban yang dipotong sudah dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Selain itu, hewan kurban tidak berasal dari daerah wabah Penyakit Kuku Mulut (PMK).



