Sementara itu, Ketut Dekson warga setempat mengaku bangga, menjadi warga kampung Pandean karena adanya rumah kelahiran Bung Karno.
“Kita mendukung rencana pemkot Surabaya yang akan menjadian rumah kelahiran Bung Karno sebagai museum,” pungkas pria asal Bali yang rumahnya bersebelahan dengan rumah kelahiran Bung Karno.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Bulan Bung Karno DPC PDIP Surabaya Syukur Awaludin mengatakan, Surabaya ditunjuk DPP PDIP sebagai take off peringatan Bulan Bung Karno.
“Berbagai acara dilakukan mulai dari Surabaya bercerita yang dilakukan di kantor Pos Kebon Rojo, kemudian disini dirumah kelahiran Bung Karno, Istighosah kirim doa ke Bung Karno, sampai pemberian santunan ke anak yatim,” tutupnya.(hadi)



