Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat pertumbuhan ekonomi Kota Madiun minus 3.39 persen pada 2020 lalu. Ekonomi lantas melejit di angka 4,73 persen pada 2021. “Saya salut dengan masyarakat kota Madiun. Kami sempat tanya beberapa kali, apa saja kebutuhannya? ternyata sudah hampir semuanya dicukupi walikotanya,” sebut Bayu Airlangga, saat ditemui disela pelaksanaan Reses di kediaman Anggota DPRD Kota Madiun H Sugeng, Kelurahan Banjarrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Dari sekian aspirasi yang disampaikan warga, Hanya ada satu aspirasi yang akan diperjuangkan secara serius oleh Bayu Airlangga. Yakni terkait permintaan warga Kota Madiun untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Karena kebijakan tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat, maka Bayu Airlangga memberikan solusi agar warga segera melakukan pendaftaran terlebih dahulu di Dinas Sosial Kota Madiun. Untuk kemudian dikawal prosesnya ke tingkat Provinsi hingga ke pemerintah pusat.
“Kami memberikan solusi, sudah saya catat nama dan nomer telpon warga tersebut. Nanti dengan Pak Istono, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, supaya diantar ke Dinas Sosial untuk pendaftaran, setelah itu kami akan mengawalnya di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kemudian memprosesnya lebih lanjut. Karena kewenangan KIP itu ada di kementerian. Nanti kita bantu sampai dapat,” ujar Bayu Airlangga.



