Sedangkan untuk kategori masyarakat umum diraih oleh Nur Aini Rakhmawati yang membuat inovasi Surabaya Halal Directory dan berhasil menjadi juara 1, selanjutnya Yuliati yang membuat inovasi Teknologi Tepat Guna Alat Pencuci Berbagai Jenis Umbi, Rimpang, Kacang Tanah dengan Sinergi Rotary Rubber Brush yang berhasil menjadi juara 2, dan IRA PURBOSARI, S.FARM yang membuat inovasi Pemberdayaan Masyarakat Kampung Herbal di Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya Melalui Pemanfaatan Tanaman Herbal Bunga Telang Menjadi Produk Instan Herbal Dengan Teknologi Freze Dry Sebagai Produk Kesehatan Yang Aman dan Berdaya Jual Tinggi, keluar sebagai juara 3.
“Mereka yang menang itu mendapatkan piagam penghargaan dari Wali Kota Surabaya kepada tiap-tiap individu penerima anugerah, kemudian mendapatkan tropy kepada penerima anugerah untuk peringkat 1, 2 dan 3 untuk tiap-tiap kategori, dan mereka juga mendapatkan uang pembinaan total senilai Rp 22.500.000 untuk kategori masyarakat umum,” tegasnya.
Febri juga menegaskan bahwa enam inovasi yang ditelorkan oleh enam juara ini akan diterapkan oleh Pemkot Surabaya, sehingga lomba ini tidak hanya sekadar lomba semata, namun menghasilkan sesuatu untuk Kota Pahlawan.
“Tentunya, kami akan bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan inovasi ini, sehingga Kota Surabaya terus bersinergi kuat untuk Surabaya hebat,” pungkasnya. (hadi)



