“Jika ditemukan pelanggan yang tidak sasaran, maka secara persuasive akan disarankan untuk menaikkan daya listriknya. Kita tunggu regulasi dari PLN pusat bagaimana. Yang jelas, pemerintah bukanlah mencabut subsidi listrik, tetapi subsidi harus tepat sasaran yaitu bagi warga miskin dan rentan miskin,” terangnya.
Sementara, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang hadir pada diskusi ini meminta PLN memenuhi kebutuhan listrik masyarakat terutama di daerah pelosok. Listrik menjadi kebutuhan pokok dan utama, bahkan penentu kesejahteraan di masyarakat.
Ia menegaskan, PLN harus melakukan pendataan daerah mana saja di Jawa Timur yang belum terpasang listrik. Pemberian subsidi listrik kepada masyarakat juga tepat sasaran sangat diharapkan.
“Caranya, bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan pendataan masyarakat mana yang berhak untuk mendapatkan subsidi tersebut,” ujarnya.











