” Kita semua berharap tidak abai akan protokol kesehatan, sehingga ini semua akan kembali normal,”pungkasnya.
Sementara itu, tingginya daya beli masyarakat juga diakui oleh pedagang di Pasar Blauran, sejumlah toko penjual kue Lebaran banyak didatangi para pembeli.
Eni, karyawati toko penjaja kue di Pasar Blauran mengatakan, sejak minggu lalu barang dagangan di tokonya laku.
“Barang yang laku bermacam-macam, Mas. Ada yang beli biskuit kemasan kaleng, dan snack yang dijual kiloan. Ini jadi berkah Idulfitri. Untuk biskuit kemasan kaleng harganya bervariasi mulai dari harga 35 ribu,” terangnya pada Jumat (29/4/2022).
Menurut Eni, kondisi ini berbeda dibandingkan Hari Raya Idulfitri tahun lalu, atau 2 tahun sebelumnya.
“Kalau dulu kan sedang ramai-ramainya Covid-19. Jadinya sepi,” tutupnya.(hadi)



