Berdasarkan kebutuhannya, bedah plastik terbagi menjadi dua, yaitu bedah plastik rekonstruksi dan estetik. Pada pasien yang ingin mengembalikan fungsi semula bagian tubuh tertentu, seperti perbaikan bibir sumbing ataupun perbaikan bekas luka, dapat dilakukan dengan tindakan bedah plastik rekonstruksi. Sebaliknya, pada bedah plastik estetik, tindakan tersebut akan lebih berfokus untuk pembenahan bagian tubuh yang normal menjadi lebih menarik sesuai harapan pasien.
“Estetik dapat diartikan sebagai pembedahan untuk memperbaiki sesuatu yang normal menjadi lebih dari normal, atau istilahnya menjadi supernormal.” Ungkap Dr. dr. Dharma selaku dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik di Siloam Hospitals.
Sebagai seorang ahli di bidang bedah plastik, Dr. dr. Dharma juga menjelaskan bahwa bedah plastik estetik dapat dilakukan dengan tindakan pembedahan maupun tanpa pembedahan. “Bedah plastik estetik dengan pembedahan antara lain, hair transplantation, brow lift, face lift, dan lainnya. Sedangkan pada tindakan tanpa pembedahan contohnya adalah laser, chemical peeling, dermabrasion, dan lainnya.”












