Kegiatan tahunan yang terus kita rawat, kita lakukan supaya kita silaturahmi politik ini tetap terjaga ini yang pertama. Kedua, ini adalah peringatan Nuzulul Quran. Ketiga, ini sebagai peringatan yang sekian waktu kita selama Covid-19 ini belum diperkenankan untuk berkegiatan dengan menghadirkan banyak orang,” ungkap Thoriq.
Di sela kesempatan tersebut juga, DPW PKB Jatim sekaligus menyolidkan barisan untuk persiapan Pemilu 2024. Sebab, PKB Jatim mengusung misi untuk kembali memenangkan pemilu.
Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Lumajang itu menjelaskan, saat ini PKB Jatim sudah mulai fokus mempersiapkan diri karena jeda waktu yang tersisa kurang dari dua tahun. “Memulainya (pergerakan) itu nanti di pertengahan 2023 karena pemilunya 2024 di awal tahun. Jadi ini tadi kita coba lakukan pemetaan teman-teman caleg yang datang, terus kemudian kita minta juga beberapa penjelasan dari kabupaten/kota terkait kemungkinan ada usulan perubahan dapil itu yang tadi sekilas kita bicarakan,” jelasnya.
Persiapan sudah harus dilakukan, sebab PKB Jatim memasang target untuk menang dan meraih kursi terbanyak di DPRD. “Targetnya menang suara dan menang kursi. Kan tahun 2019 kemarin menang suara tapi kalah kursi. Itu pemetaan yang sekarang ini kita lakukan adalah suaranya PKB menang dan rata-rata di dapil di masing-masing daerah pemilihan kita juga harus menang. Jadi, kita sekarang fokus kepada pemetaan menang suara dan kursi,” pungkasnya.



