Andira Reoputra Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengungkapkan bahwa infrastruktur menjadi kunci utama dalam pengembangan perkotaan IKN. Konsep Smart Foresty City dalam merajut pengembangan perkotaan yang dilihat dari Model Finger Plan City untuk aspek infrastruktur didalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 hektar. “Alur kerja pengembangan dan pembangunan infrastruktur ini menjadikan kunci pengembangan kota dimasa depan,” terang pemuda yang akrab disapa Reo ini, Sabtu (1/4/2022).
Dijelaskannya, Infrastruktur prioritas yang akan dibangun oleh Kementerian PUPR antara lain Istana Kepresidenan, Masjid Negara, perkantoran Kementerian/Lembaga, penataan Kawasan Sumbu Kebangsaan dan Tripraja, hunian ASN, jalan akses dan jalan lingkungan tahap awal, serta infrastruktur dasar permukiman seperti penyediaan air baku melalui Bendungan Sepaku Semoi dan beberapa bendungan lainnya. “Kegiatan Pembangunan Infrastruktur IKN ini akan mendorong para Insinyur diseluruh lembaga baik pemerintah, swasta dan akademisi yang PII telah memiliki dan mempraktikkan nilai keinsinyuran,” jelas Reo.



