“Stempelnya juga stempel digital. Ijazah dikirim lewat email pribadi untuk mengantisipasi penyalahgunaan ijazah,” ujarnya.
mantan anggota DPR RI tersebut juga mengatakan saat ini sudah banyak perusahan yang menerima lulusan dari perguruan tinggi, yang melampirkan ijazah on line saat melamar pekerjaan.
“Contohnya di UMAHA. Perusahaan itu mengklarifikasi ke kami. Dan kita jelaskan, benar bahwa yang bersangkutan merupakan lulusan dari perguruan tinggi kita dan sudah melewati proses belajar mulai rekrutment sampai diwisuda,” ungkap Achmad Fathoni.
Achmad Fathoni melanjutkan bahwa, keberadaan ijazah on line perguruan tinggi menyelaraskan kebutuhan generasi Z yang serba digital, efektifitas dan efisien.












