Ia menyebut strategi vaksinasi merupakan kunci untuk menekan Covid-19. Karena itu, masyarakat harus dipastikan telah mendapatkan suntikan vaksin dosis dua dan dosis tiga atau booster.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan tentang kesiapan menghadapi tradisi mudik jelang Hari Raya Idul Fitri. Dengan lengkapnya vaksinasi, diharapkan tidak munculnya klaster Covid-19 pada arus mudik dan arus balik.
Lebih lanjut, demi mencegah munculnya klaster, mantan Kapolda Banten itu juga mengingatkan soal percepatan vaksinasi terhadap masyarakat kelompok lanjut usia (lansia). Menurutnya, akselerasi lansia bisa diterapkan strategi door to door.
“Ini yang akan terus kita kejar dan laksanakan, sehingga seluruh rangkaian di Ramadan, pasca-Hari Raya Idul Fitri, kita yakin laju Covid-19 bisa kita kendalikan,” terang mantan Kabareskrim Polri ini.
Disampaikannya, Covid-19 akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang untuk bertumbuh di atas 5 persen. “Ini yang tentunya harus kita kelola dengan baik. Bagaimana upaya meningkatkan kesehatan, tapi di sisi lain pertumbuhan ekonomi bisa terus kita dorong. Harapan kita semua bisa terlaksana dengan baik,” jabarnya.
Di sisi lain, terkait menjelang Ramadan, Sigit juga berharap kepada awak media untuk ikut membantu menginformasikan soal ketersediaan serta harga penjualan minyak goreng khususnya jenis curah. Hal itu diharapkan untuk menghindari adanya kelangkaan dan permainan harga.












