Ia pun berharap harga pupuk bisa kembali seperti sedia kala yakni di kisaran harga Rp 70 ribu sampai 80 ribu per kantong (50kg).
Terpisah, Aktifis Forum Kajian Masyarakat Brebes (FKMB) M. Subhan mengaku prihatin dengan nasib yang dialami oleh para petani, terkhusus di Kabupaten Brebes. Pasalnya tidak semua petani saat ini bisa menikmati pupuk bersubsidi.
Bahkan yang disayangkan, para petani yang telah memiliki kartu tani juga merasa kesusahan untuk mendapatkan pupuk. Untuk itu ia berharap agar ada pemerataan dalam pemberian kartu tani. Selain itu, pengawasan dari pihak terkait juga harus lebih maksimal mengingat saat ini pupuk bersubsidi sulit didapat oleh petani.
Subhan mengaku, sangat mendukung langkah presiden Joko Widodo yang akan menghapus pupuk bersubsidi. Tentu pemerintah punya alasan tersendiri untuk menghapus kebijakan tersebut.
“Kami sangat mendukung kalau pupuk bersubsidi mau dihapus. Karena kenyataanya pupuk tersebut kurang tepat sasaran,”pungkas Subhan. (Teguh)



