Dalam pengecekan tersebut, didapati kondisi jembatan mengalami kerusakan, yaitu terjadi pergeseran di pangkal jembatan hingga 15cm.
Kapoles Tegal menuturkan perbaikan jembatan harus segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang terjadi.
“Walaupun pergesaran saat ini masih relatif kecil namun tidak menutup kemungkinan akan berdampak buruk, mengingat curah hujan yang tinggi masih terjadi di wilayah kita. Hendaknya upaya pencegahan harus dilakukan, ujarnya.
Dedi selaku kepala desa batunyana mengatakan, retaknya jembatan sungai klesem pernah terjadi dan sudah dilakukan perbaikan. Namun dengan curah hujan terus menerus tinggi disertai longsor berasal dari gunung anjing yang berada disamping jembatan dapat berdampak buruk.
Dia berharap pemerintah segera mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan sehingga masyarakat tidak merasa resah ketika melewati akses jalan yang menuju Bojong.



