Rizky warga Kedung Tarukan mengaku bersyukur, atas dilakukannya fogging di kampungnya. “Kita sangat terbantu dengan adanya fogging ini. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.
Rizky juga mengungkapkan kalau baru kali pertama ini dilakukan fogging, sejak penularan DB meningkat di Surabaya.
“Khusus kepada Pak Imam Syafi’i kami mengucapkan terimakasih. Karena warga sangat terbantu dengan adanya fogging ini,” pungkasnya.(hadi)



