“Alhamdulillah segala bentuk perselisihan yang ada di Jateng masih dapat diselesaikan dengan cara musyawarah,” ujarnya.
Haryanto Halim selaku tokoh Tionghoa mengungkapkan salah satu cara untuk menjaga kebhinekaan yang ada di Indonesia yaitu dengan memberikan pengajaran kepada generasi penerus tentang arti saling menghormati, membangun kebersamaan dan meminimalkan perbedaan.
“Boleh membuka diri untuk negara lain tetapi jangan lupa jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Senada dengan narasumber lainnya, Habib Husein Ba’agil mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan merupakan suatu berkah dapat tinggal di Indonesia.
Kepada seluruh umat beragama di Indonesia, Habib berpesan agar mengutamakan stabilitas diatas kepentingan lainnya dan jangan menggunakan agama untuk kepentingan sektoral.
“Kamu tidak boleh mencampur adukkan agamamu dengan agama orang lain, sebab akidah menjadi indah apabila mereka saling menghormati dan saling menghargai” tutupnya.












