Surabaya, cakrawalanews.co –Empat mahasiswa Fakultas farmasi Universitas Airlangga (Unair) berhasil memanfaatkan kandungan fenol dari daun sirih, kemangi, serai, dan daun beluntas (luntas) untuk membuat Bedak Tabur Multipurpose (Beta-TIP). Bedak ini dapat mengatasi penyakit kulit secara all in one, baik untuk bedak tabur, masker alami, hingga deodorant.
Prospek yang baik karena terdapat beberapa komposisi bahan alam lainnya yang berkhasiat, membuat Dirjen Dikti pada Kemenristekdikti memberikan dana pengembangan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKMK) tahun 2016. Keempat tim mahasiswa FF UNAIR itu adalah Danik Mahfirotul H (Ketua), Risqy Sobriya A, Lisa Tri A, dan Annita Putri.
Saat ini produk Beta-TIP (Bedak Tabur Multipurpose) ini masih dalam tahap pengurusan registrasi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk bisa menjadi kosmetik yang dapat dijual bebas di pasaran.
Dijelaskan oleh Danik Mahfirotul, Ketua kelompok PKM ini, latar belakang inovasi ini dilakukan karena penyakit kulit masih menjadi salah satu penyakit yang memiliki prevalensi tinggi di negara tropis, salah satunya di Indonesia. Sebab tingkat suhu udara rata-rata yang tinggi hingga mencapai diatas 30º C mengakibatkan banyak menimbulkan berbagai kelainan pada kulit seperti, gatal-gatal, ruam, biang keringat serta keluhan bau badan.












