Hal itu, menurut ia, tidak mungkin pasien dalam kondisi sakit parah datang ke puskesmas.
“Seharusnya pihak puskesmas datang langsung ke pasien untuk memberikan pelayanan,” tutur Anas yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya.
Kepala Puskesmas Peneleh drg Yayuk mengatakan, saat itu Anas Karno menelpon dirinya pukul 10.49 wib untuk menanyakan apakah bisa meminta surat kematian untuk keluarganya yang meninggal
“Saya bilang bisa karena di puskesmas kemarin ada piket natal, tidak kosong,” ujar drg Yayuk
Saat Anas Karno menelpon, ia mengaku sedang menyetir mobil dan kondisi jalan raya sedang ramai sehingga pihaknya memberikan jawaban dengan cepat
“Karena saya sedang memegang setir dan hp saat bapak Anas menelpon saya,” ungkap drg Yayuk
Ditempat sama, Kabid Pelayanan Kesehatan Kota Surabaya Sri Setyani menyampaikan terima kasih atas masukan dan koreksi sebagai bahan evaluasi
“Pelayanan kesehatan kita ini memang sudah ke ITE semua,” ujar Sri Setyani
Pelayanan kesehatan, menurut ia setiap satu tahun sekali ada evaluasi, namun ditengah pandemi ada kendala dan akan menindaklanjuti atas masukan tersebut
“Terima kasih atas masukannya dan kita nanti akan menintindaklanjut,” kata Sri Setyani.
Sementara itu, Ketua Komisi D Khusnul Khotimah mengatakan pertama sangat menyayangkan dan sekaligus menjadi evaluasi












