Kapolres Tegal melalui Kasat Samapta AKP Surahno S.H, Rabu (29/19) mengatakan, evakuasi dilakukan secara manual untuk menyingkirkan longsoran tanah dan batu, anggota Polres dan Brimob serta damkar tampak membersihkan tanah menggunakan sekop dan mobil damkar untuk membersihkan jalan sehingga tidak licin saat dilalui kendaraan. Selain itu pohon yang tumbang dijalan juga dipangkas dngan chainsaw milik Polres.
“Kami berharap masyarakat mewaspadai curah hujan tinggi yang mengakibatkan tanah longsor terutama warga yang bermukim di daerah rawan, sekaligus memberi bantuan paket sembako kepada warga korban tertimpa musibah tanah longsor di muncanglarang. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Polres Tegal Peduli sebagai salah satu wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, seperti terjadinya musibah tanah longsor yang terjadi di Muncanglarang,” ucapnya. (Tgh)












