Bahkan, Wali Kota Eri juga meminta kepada POTAS untuk mengawal pembangunan. Karena menurutnya, tahun 2022 adalah kebangkitan Kota Surabaya dengan perubahan total pembangunan di beberapa ikon Kota Pahlawan.
Tidak hanya itu, dia juga berharap, silaturahmi antar partner pembangun Kota Surabaya ini terus dijaga dan diperlihara, dengan budaya gotong royong, empati, dan ikhlas.
“Saya berharap kontribusi POTAS terhadap perkembangan pembangunan Kota Surabaya, itu terus bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Pemerintah Kota Surabaya. Untuk memberikan berita yang up to date, memberikan berita yang berimbang, memberikan berita-berita yang membangun Kota Surabaya, dan untuk kepentingan umat Kota Surabaya. Selalu membangun Kota Surabaya dengan cara – cara yang akhlakul kharimah,” pesan Wali Kota Eri Cahyadi.
Untuk diketahui, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan yang kesehariannya melakukan peliputan dilinkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mampu merumuskan sebuah badan organisasi yang utuh dengan AD-ART (Anggaran Dasar – Anggaran Rumah Tangga).
Hal tersebut dirumuskan melalui Musyawarah Kerja (Musker) yang dihadiri lebih dari 2/3 jumlah anggota.












