Bukan hanya Diananda. Atlet dari cabang olahraga selam, Janis Rosalita Suprianto juga menerima reward dari Wali Kota Eri. Peraih 3 medali emas di ajang PON XX Tahun 2021 itu menerima reward dari wali kota senilai Rp 6 juta. Selain Janis, ada pula atlet dari cabor lompat indah. Yaitu Gladies Lariesa Garina, peraih 3 medali emas di ajang PON XX Tahun 2021 itu juga mendapat reward dari wali kota senilai Rp 6 juta.
Terakhir, Wali Kota Eri bersama jajaran Forkopimda Surabaya memberikan reward senilai Rp 3,8 juta kepada atlet dari cabang olahraga wushu, yaitu William Ajinata yang berhasil menyabet 1 medali emas dan 1 medali perak di ajang PON XX Tahun 2021. “Matur nuwun (terima kasih) untuk para atlet asal Surabaya. Saya ingatkan, habis ini ada Porprov berarti nanti kalau mewakili Surabaya bonusnya lebih gede, saya yakin atlet Surabaya ini punya kelebihan dan tak terkalahkan,” ujar Wali Kota Eri.
Wali kota berharap kepada Ketua KONI Surabaya, Hoslih Abdullah untuk mendata keseluruhan lapangan yang ada di Surabaya untuk dijadikan tempat latihan para atlet. “Tolong di jadwalkan nanti dan berkoordinasi dengan Kadispora Surabaya, karena lapangan yang tersedia di kota ini untuk meningkatkan prestasi para atlet kedepannya dan di ajang Porprov 2022,” tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Surabaya, M. Afghani Wardhana mengatakan, di ajang PON XX Tahun 2021 kemarin dari Jatim setidak ada 531 atlet. Dari total itu, perwakilan atlet Kota Surabaya total ada 210 orang yang mengikuti 40 cabang olahraga.
“Jumlah medali yang diperoleh, untuk Jatim sendir ada 287 medali yang terdiri dari 110 medali emas, 89 medali emas dan 88 medali perunggu. Sedangkan jumlah medali yang diperoleh atlet Surabaya adalah 141 medali, diantaranya 59 medali emas, 45 medali emas dan 37 medali perunggu,” kata Afghani. (hadi)












