“Ini (reward) sebagai pemantik saja. Selain itu, pemberian reward ini untuk mengembalikan Surabaya sebagai kota olahraga,” kata Wali Kota Eri.
Wali Kota Eri berpesan kepada para atlet, agar ke depannya bisa lebih maksimal dan meraih lebih banyak medali. Mereka juga dapat memanfaatkan fasilitas olahraga yang sudah disediakan pemkot.
“Yang terpenting, seluruh aset pemkot baik itu lapangan Hoki, lapangan Gelora Bung Tomo (GBT) yang ada indoornya, terus ada lapangan GOR Pancasila dan lapangan Thor silahkan digunakan. Yang terpenting para atlet bisa berprestasi,” pesannya.
Para atlet yang mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Eri, diantaranya ialah Adinda Larasati Dewi Kirana dari cabang olahraga renang yang berhasil meraih 8 medali emas dan 1 medali perak. Saat di lobby lantai 2 Kantor Balai Kota Surabaya, Adinda mendapat reward wali kota senilai Rp 17,9 juta. Penerima kedua, yaitu Fatchur Roji dari cabang olahraga panjat tebing yang berhasil menyabet 3 medali emas dan 1 medali perak. Fatchur menerima reward dari wali kota senilai Rp 7,8 juta.
Selain dua atlet tersebut, ada pula atlet dari cabang olahraga panahan yaitu Diananda Choirunnisa pada saat PON XX Tahun 2021 lalu menyabet 3 medali emas. Atas prestasinya itu, Diananda menerima reward senilai Rp 6 juta dari wali kota.












