“Hari ini saya bahagia, lomba senamnya ada yang memakai jas, ada yang memakai daur ulang, ada yang memakai aksesoris kedaerahan. Saya senang sekali, kita masih mau dan ini menunjukkan yang terbaik untuk hari ini, matur nuwun (terima kasih) semuanya, selamat memperingati hari ibu dan jangan lupa untuk mendoakan orang tua kita,” ujar dia.
Sementara Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menjelaskan, pelaksanaan lomba dalam memperingati Hari Ibu, pihaknya menggandeng beberapa OPD. Pada pelaksanaan lomba Cipta Menu untuk Balita Stunting, diharapkan hal ini bisa ditiru oleh para ibu, agar Kota Surabaya bisa bebas dari angka Stunting (Zero Stunting).
“Jadi kadang-kadang anak-anak stunting ini menjadi malas makan, sehingga dibuat plating makanan dengan harga yang murah, yakni maksimal harganya Rp. 15.000. Dari angka itu, para ibu bisa meniru menu yang bermacam-macam,” jelas Rini Indriyani.
Rini Indriyani mengajak kepada seluruh di Kota Surabaya untuk semangat dalam kondisi apapun. Dia meyakini, seorang ibu selalu memiliki semangat dan keikhlasan untuk mendoakan anak-anaknya.



