Baktiono menceritakan, siswa jalur mitra warga ini merupakan kakak adik, anak driver ojol sepeda motor.
Baju seragam yang mereka punya, laanjut Baktiono, hanya satu stel seragam pramuka. Sehingga setiap hari mereka bergantian memakai seragam tersebut. “Setelah dipakai malamnya di cuci, besoknya dipakai lagi,” ujar Baktiono.
Politisi senior PDIP ini sangat menyayangkan adanya temuan itu. “Anggaran pendidikan APBD tahun tahun 2021 yang disahkan di pada 10 November tahun 2020 sebesar Rp 21 milyar. Anggaran ini cukup besar. Yang seharusnya bisa dipakai untuk kebutuhan seragam siswa mitra warga,” tegasnya.
Kebijakan anggaran pendidikan itu disepakati dewan, wali kota dan wakil wali kota Surabaya untuk membantu siswa jalur mitra warga supaya bisa menempuh pendidikan dasar 9 tahun di Surabaya.












