“NKRI sudah final dan tidak bisa diganggu gugat. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga semuanya. Apapun latar belakangnya mari bersatu,” ungkap Pangdam IV.
Pangdam juga menjelaskan TNI merupakan Tentara rakyat yang lahir dari rakyat dan tidak dapat dipisahkan. Oleh sebab itu, TNI siap berkorban jiwa raga demi membela NKRI dan demi keamanan rakyat sesuai dengan kalimat “NKRI harga mati”. Termasuk dalam menjaga keamanan pelaksanaan Ibadah Natal dan Tahun Baru (Nataru) nantinya.
“Together We Can, bersama kita sukseskan perayaan Nataru” tegasnya.
Selain Pangdam, Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menegakkan protokol kesehatan pada perayaan Nataru sebab Covid-19 belum sepenuhnya hilang, termasuk mengurangi mobilitas.
“TNI-Polri akan diterjukan langsung ke tempat-tempat ibadah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perayaan ibadah Natal,”
Pada kesempatan yang sama, Gus Miftah juga mengajak generasi milenial untuk bijak dalam menggunakan medsos dan mengesampingkan ego masing-masing kelompok.



