“Jadi, setiap ada masalah, silahkan langsung bisa dicek di aplikasi SSW Alfa ini. Setelah dicek, ternyata pajaknya belum dibayar, bagaimana mau keluar ijinnya kalau pajaknya belum dibayar,” ujarnya.
Wali Kota Eri juga memastikan, ketika ada yang mengajukan perizinan, akan diketahui prosesnya sampai di mana, mulai dari stafnya siapa, naik ke Kasi berapa hari, naik ke Kabid berapa hari, naik ke sekretaris berapa hari, hingga naik ke kepala dinas berapa hari. Makanya, ia memastikan semua ini sangat berhubungan dengan kecepatan jajaran pemkot.
“Ketika ada salah satu staf yang bleset, maka hubungannya sama tunjangan kinerja, sehingga tunjangannya bisa turun. Jadi, semuanya harus cepat berpikir. Kalau pun ada izin yang diminta lengkapi, maka alasannya harus masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan. Sekali lagi, kalau ada yang bilang perizinan itu lamban, silahkan buka saja di aplikasi ini,” imbuhnya.
Wali kota berharap dengan adanya aplikasi ini, perizinan di Surabaya jauh lebih baik lagi ke depannya. Bahkan, ia juga berharap dengan adanya kemudahan perizinan ini, maka investasi yang masuk ke Kota Surabaya akan terus mengalir ke depannya.(hadi)












