Menurut Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika, program ini diluncurkan untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di kalangan pelajar menyusul pemberlakukan kegiatan belajar-mengajar tatap muka.
“Kita membentuk Satgas Jalur Sekolah atau jaga sedulur di sekolah, jadi ini nanti yang mengawasi adalah para siswa itu sendiri dan pelaksanaan harian akan diawasi oleh guru pembina,” terang Yovan.
Kapolres Semarang mengatakan tujuan program Jalur Sekolah ini guna menerapkan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan sekolah pada saat kegiatan belajar tatap muka, maupun di lingkungan luar sekolah dan menekan timbulnya cluster covid terutama di sekolah.












