Latihan ini merupakan bekal penugasan guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personel agar dalam pelaksanaan di medan sebenarnya terhindar dari kesalahan prosedur yang dapat mengakibatkan kerugian personel maupun materiil.
Dalam arahannya, Kasdam mengatakan bahwa sebagai seorang prajurit, penugasan adalah suatu kehormatan dan kebanggaan yang diberikan negara yang harus dilaksanakan penuh kesungguhan, totalitas dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Karenanya, jangan ada pemikiran yang tidak tidak. Sebab, penugasan ini merupakan kebanggaan bagi kita sebagai Tentara.
Dia juga mengatakan, dukungan masyarakat di wilayah penugasan merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan tugas. Termasuk merebut hati, pikiran serta memahami kondisi dan kesulitan serta kebiasaan mereka.
“Budaya kita dan budaya di Papua beda, ikuti adat istiadat di sana,” ujarnya












