Ia juga meminta kepada masyarakat Kota Surabaya untuk tidak melakukan euforia secara berlebihan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Beberapa sektor kegiatan sudah diizinkan untuk berjalan. Harapannya dengan pulihnya kembali aktivitas kesenian, dapat mendukung percepatan ekonomi dan nantinya dapat kembali menggerakkan kesejahteraan seniman dalam mempertahankan dan melestarikan seni tradisional,” jelas dia.
Sementara itu, Presiden Rotary Club Surabaya Kaliasin Dwi Santy Rahayuningsih mengaku, di momentum peringatan Hari Pahlawan tidak bisa dipisahkan dengan semangat para seniman tradisional.
Menurut dia, para seniman tradisional di Kota Surabaya juga ikut berjuang dalam melestarikan kebudayaan.












