Masih minimnya pendampingan sehingga mereka masih kesulitan untuk mengembangkan secara profesional.
“ Kami mengundang komunitas hidroponik di Surabaya untuk ikut hadir menyemangati dan memotovasi bahwa kegiatan seperti ini jika dilakukan secara profesional sangat menguntungkan,” terang AH Thony, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya saat menggelar reses jaring aspirasi masyarakat tahun sidang ketiga masa persidangan pertama, bersama penggiat hidroponik dikawasan Jemursari Surabaya, Jum’at (22/10).
Thony menambahkan, saat ini pasar masih terbuka sangat lebar karena kebutuhan akan sayur mayur di kota Surabaya ini semakin tinggi.
“ Terbukti demand untuk sayur di Surabaya bisa mencapai 10 ton sayur yang masuk ke Surabaya. Dan itu kita bisa mengambil irisan kecil untuk petani hidroponik ini masuk didalamnya,” tambah politisi senior partai Gerindra ini.



