Dari pantauan, usai membacakan doa di samping pusara, kader gerindra secara bergantian menabur bunga di komplek pemakaman keluarga besar Ponpes Tebuireng.
Ahmad Muzani mengatakan, ziarah ke makam pendiri NU itu untuk napaktilas resolusi jihad yang dimanifestasikan pada peristiwa 10 november 1945.
Kegiatan itu dilakukan sebagai salah satu cara memelihara semangat nasionalisme dan meningkatkan persatuan dan kesatuan.
“Hari ini kami dari partai Gerindra menapaktilasi peristiwa fakta jihad yang menjadi resolusi jihad dan menjadi peristiwa 10 november. Ini adalah cara kami terus memelihara semangat persatuan, semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” katanya.












