Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Rini Indriyani mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat program Jago Ceting (Jagongan Cegah Stunting) pada tingkat kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Surabaya.
Hal ini penting untuk mengantisipasi dan memberikan penanganan pada kasus stunting hingga kematian ibu dan anak.
“Sebetulnya kita sudah menjalankan program, yakni Jago Ceting yang melibatkan beberapa OPD terkait pada penuntasan masalah stunting, karena stunting ini bukan hanya masalah kesehatan, tetapi ada juga pola asuh dan lingkungan tumbuh kembang,” ungkap Rini Indriyani.
Oleh karena itu, ia memastikan akan menurunkan semua kader PKK untuk mengatasi masalah stunting, kematian ibu dan anak, serta tidak menutup kemungkinan akan memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga yang bermasalah itu.
“Ini tugasnya PKK untuk menurunkan kader-kadernya melakukan pendampingan, juga dinas terkait untuk berkolaborasi bersama. Ke depannya, apabila memang ditemukan permasalahan dari segi mental dan lainnya, tidak menutup kemungkinan akan memberikan pendampingan psikologis,” pungkasnya. (hadi)












