Adinindyah Koordinator KEBAYA mengatakan, Pasar Ibu diluncurkan secara nasional di 3 provinsi. Yaitu Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali.
“Target program ini antara lain menguatkan ekonomi ditingkat lokal untuk Pemulihan Ekonomi Nasional. Dengan begitu diharapkan program ini direplikasi di banyak tempat lain nantinya,” terangnya saat ditemui seusai acara penutupan program KEBAYA dan Peluncuran Pasar Ibu di JW Marriot hotel pada Sabtu (16/10).
Adinindyah menambahkan, program Pasar Ibu yang memberdayakan ibu-ibu PKK ini, bekerjasama dengan Sampoerna Ritel Community (SRC), untuk pemasaran produk lokalnya.
“Kita bisa menghubungkan mereka dengan SRC agar mendapat akses pasar dari jaringan SRC yang tersebar di Indonesia. SRC punya warung pojok lokal yang menampilkan produk lokal, diwilayah SRC tersebut,” jelasnya.



