“Karena Dewan Pendidikan Surabaya bukan dibawahi oleh Pemkot Surabaya dan Dinas Pendidikan. Nah, ketika kami ada kelirunya soal kebijakan pendidikan, maka panjenengan (Dewan Pendidikan) yang koreksi agar bisa diterima oleh masyarakat,” kata Wali Kota Eri.
Oleh sebab itu, Wali Kota Eri mengajak Dewan Pendidikan Surabaya untuk berkolaborasi dan membuat program baru yang lebih segar. Tentunya, program yang dimaksud bertujuan untuk memajukan dunia pendidikan di Surabaya.
“Misal, nanti sudah bertemu dengan MKKS sekolah negeri dan swasta, bisa membuat program baru. Silahkan buat suatu program yang bisa dilaksanakan bersama,” ujarnya.












