Deputi Direktur Jenderal Departemen Pengembangan Ekonomi dan Direktur untuk Pengembangan Sektor Swasta, JICA, Hironobu Murakami mengatakan, workshop online ini adalah bagian dari pilot program JICA di bidang pengembangan startup.
Dia menambahkan, Fukuoka adalah kota terdepan dalam pengembangan startup di Jepang. Dan Surabaya punya banyak kesamaan dengan Fukuoka.
“Kami melihat komitmen semua pihak di Surabaya, mulai dari pemerintah kotanya, universitas, komunitas hingga masyarakatnya sangat kuat terhadap pengembangan startup. Oleh karenanya, kami memilih Surabaya sebagai kota pelaksanaan pilot program ini, dan harapannya selanjutnya akan tercipta koneksi ekosistem startup di Surabaya dan Fukuoka,” kata Murakami, Rabu (6/10).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyambut baik pelaksanaan workshop online ini. Sejak awal, pemkot menyadari potensi industri startup di Surabaya.
Oleh sebab itu, pada 10 November 2017, pemkot melaunching Koridor Co-Working Space, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan para pelaku startup secara gratis. Koridor adalah wujud komitmen Pemkot Surabaya untuk mendukung industri startup.
“Pada September 2021, pemkot memperkuat komitmen tersebut melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Sinergi (NKS) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Dengan demikian, diharapkan pengembangan startup di Surabaya dapat dilakukan secara lebih komprehensif,” kata Wali Kota Eri.



