Reni Astuti, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya yang juga dari fraksi PKS menyebut bahwa sikap FPKS searah dengan komitmen dan semangat Wali Kota untuk hadir dalam kesulitan warganya.
“ Sejak tahun 2017 di periode lalu kita sudah perjuangkan ini, Alhamdulillah pak Wali Kota akan merealisasikan di tahun 2022 dengan rencana besaran anggaran 47,7 M. Semoga ini akan berdampak pada meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya,” ujar Reni ketika ditemui seusai rapat Badan Anggaran finalisasi KUA PPAS RAPBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2022, pada Rabu (06/10).
Reni Astuti menerangkan sikap FPKS yang sebelumnya juga telah disampaikan dalam rapat paripurna 29 September 2021 terkait APBD Perubahan (APBD-P) 2021.
“Jika tidak dibantu, kondisi ini berdampak ke psikologi, motivasi, dan semangat anak-anak saat menempuh pendidikan karenanya FPKS meminta agar siswa-siswi ini diberikan bantuan dari APBD Surabaya,” paparnya.











