Yudi Eko, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat mengatakan, “ini simulasi rutin untuk mengecek kesiapan para petugas. Simulasi ini meliputi kejadian bencana khususnya di Surabaya. Tentang prioritas bencana mana yang harus ditanggulangi lebih dulu mengingat semua stakeholder siaga untuk menangani masalah kedaruratan.”
Yudi menambahkan, yang membedakan sistem 112 ini dengan penanggulangan bencana di kota-kota lain yang jelas sistemnya terbuka. Siapa saja bisa melaporkan dan yang penting responnya cepat. (wak)












