Dengan meningkatnya anggaran kesehatan ini, Khusnul berharap, mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pemenuhan layanan kesehatan bagi warga Kota Surabaya. Selain itu juga bisa menjadi pelecut dinkes agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi warga.
“Selain itu juga menjadi penguat untuk kesiapsiagaan dalam menanggulangi atau pengendalian pandemi Covid-19 diwaktu yang akan datang. Kita tidak tahu, kapan pandemi ini berakhir. Bahkan ada prediksi ada lonjakan gelombang ketiga. Menjawab itu, pemkot sudah siap dengan tingginya alokasi anggaran kesehatannya,” pungkasnya.
Sementara itu anggota Komisi D Herlina Harsono Nyoto berharap anggaran untuk kegiatan masyarakat di kembalikan.
“Seperti lomba tanaman toga nasional, lomba untuk anak berkebutuhan khusus, lomba kesehatan lingkungann. Itu perlu dikembalikan lagi. Anggarannya Rp 500 juta,” terangnya.
Herlina mengapresiasi kinerja Pemkot Surabaya khususnya Dinas Kesehatan dalam menanggulangi penularan Covid-19.



