“Tempat kita di lapangan, tidak boleh takut dengan matahari, lumpur ataupun debu. Dari Danyon, Danki, Danton harus kuat, latihkan apa saja untuk prajurit yang penting bukan yang aneh-aneh. Buat kompi, peleton dan regumu jagoan. Data perorangan prajurit harus tau, baik Navrad maupun menembak senapan maupun pistol,” tegas Pangdam.
“Kita mulai dari latihan seperti ini, Covid-19 jangan banyak dijadikan alasan untuk tidak profesoinal karena kalian tulang punggung angkatan darat. Dan karena semua itu kebanggaan kalian sebagai prajurit,” jelasnya.
“Danyon, Danki dan Danton mulai data nilai prajuritmu supaya tidak salah menaikkan pangkat anggotamu dan supaya tidak salah menyekolahkan anggotamu. Ini untuk memacu prestasi semua prajurit. Semua prajurit berprestasi sesuai kemampuannya,” imbuhnya.
“Laksanakan kegiatan latihan secara bersama-sama. Satuanmu bagus, bersih dan tertib, jadi tidak ada alasan untuk tidak semangat dalam melaksanakan latihan. Prajurit bisa menggunakan semua fasilitas ini, jadi tidak kehilangan akal jika ingin berhasil harus berinovasi ide,” pungkasnya.



