“Semua memang belum boleh buka, cuma mal sendiri jenis RHU yang biasa. Saya gak mau membanding-bandingkan RHU dan mal. Selama ini RHU waktu boleh buka kan pakai antigen, dan itu juga kan mahal Mas,” jelas dia
Sementara pemilik PT Rasa Sayang Inti Heri Kuncoro menyebut, pemerintah wajib peka terhadap kondisi pekerja RHU. Sebab disana ada karyawan yang bekerja untuk menghidupi keluarga.
“Mereka (karyawan) itu kepala keluarga, ada keluarga yang dihidupi. Saya kasih solusi jangan ditutup total supaya mereka bisa kerja,” ungkapnya.
Lebih lanjut, bahwa karyawan tempat hiburan malam ini tidak hanya puluhan maupun ratusan. Melainkan ribuan, sehingga mereka kesulitan mencari pekerjaan di massa pandemi Covid-19.



