Hal tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari perubahan cepat teknologi informasi dan pola komunikasi di masyarakat. Disrupsi di sektor komunikasi dan informasi tersebut tidak hanya menuntut aparatur sipil negara (ASN) menjadi contoh abdi dan pelayan publik yang baik serta produktif, tapi juga sekaligus bisa mengajak dan menggerakkan masyarakat agar sejalan dan terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kemakmuran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia hingga menangani Covid-19.
Joko menambahkan, dalam situasi pandemi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, ASN harus bekerja ekstra, terlibat aktif dalam upaya penanganan Covid 19. “Karena, ASN dituntut menjadi contoh abdi dan pelayan publik yang baik, yang produktif, sekaligus sebagai contoh untuk masyarakat.
“Untuk itu, kepada 31 pejabat yang baru saja saya lantik, saya titip pesan agar integritas dinomorsatukan. Bangun komitmen diri untuk tidak korupsi dan teruslah menjadi teladan dalam kepatuhan penerapan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing dan masyarakat.,” tandas Joko.



