Imam menjelaskan, rencana program Serbuan Vaksin Covid-19 di Kabupaten Tegal ini akan diselenggarakan selama dua hari. Supaya tidak terjadi penumpukan antrian, Imam pun meminta Pemkab Tegal menyiapkan aplikasi pendaftaran daring untuk mendata kepersertaan warganya.
Menurutnya, peserta vaksinasi harus mendaftarkan dirinya secara daring dengan menyertakan nomor telepon seluler aktif untuk menerima pesan jadwal penyuntikannya, termasuk tautan sertifikat vaksin setelahnya. Dengan begitu, lanjut Imam, waktu kedatangan calon penerima vaksinasi bisa dikendalikan
Lebih lanjut Imam menambahkan, pihaknya akan mengalokasikan 20.000 dosis vaksin untuk warga yang mendaftar secara daring sebagai sasaran prioritas. Sedangkan 10.000 dosis lainnya digunakan sebagai cadangan, termasuk mengantisipasi warga yang tidak terjaring lewat pendaftaran daring.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono menyampaikan apresiasinya kepada jajaran TNI AL dan siap membantu pelaksanaannya, seperti memobilisasi tenaga kesehatan hingga petugas pendaftaran daring. Menurutnya, hal ini akan membantu meningkatkan capaian vaksinasi Kabupaten Tegal yang terbilang rendah di Jawa Tengah.
Dari 1,59 juta penduduk Kabupaten Tegal, 1,22 juta orang diantaranya adalah kelompok sasaran vaksinasi Covid-19. “Dari 1,22 juta kelompok sasaran vaksinasi tersebut, baru 11,96 persennya saja yang sudah mendapatkan suntik vaksin pertama dan 7,03 persen untuk vaksin dosis kedua,” kata Joko.
Ditemui usai rapat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji mengungkapkan jika program Serbuan Vaksin dari TNI AL tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 25-26 Agustus 2021 mendatang. Untuk mengefektifkan pelaksanaannya, pihaknya tengah mempertimbangkan tiga tempat yang berbeda untuk vaksinasi. Pertama, di kawasan GOR Trisanja yang diperuntukkan bagi peserta dari Kecamatan Slawi, Adiwerna, Talang Dukuhwaru, Pangkah, Jatinegara, Lebaksiu, Kedungbanteng, Pagerbarang, dan Dukuhturi.
Kedua, di Kalibakung yang akan melayani peserta dari Kecamatan Balapulang, Bumijawa, Bojong, dan Margasari. Sedangkan ketiga, di Larangan akan melayani peserta dari Kecamatan Warureja, Suradadi, Kramat, dan Tarub.












