Maka dari itu, sesuai dengan arahan dari Bapak Pangdam V/Brawijaya, Bapak Kapolda Jatim, dan Ibu Gubernur Jatim, Pemkot Surabaya akan mengirimkan tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu percepatan vaksinasi di wilayah aglomerasi.
“Nakes kita nanti akan berbagi untuk membantu di Surabaya Raya. Sehingga aglomerasi sesuai arahan Bapak Pangdam V/Brawijaya, Bapak Kapolda Jatim, dan Ibu Gubernur Jatim bisa terbentuk. Sehingga kita Surabaya Raya bisa aman,” jelasnya.
Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Lapangan Thor, Wali Kota Eri beserta rombongan langsung tancap gas menuju lokasi vaksinasi massal untuk pelajar SMP yang diselenggarakan di Islamic Center Surabaya. Setibanya di lokasi, Wali Kota Eri beserta rombongan menyempatkan diri untuk menyapa dan bercengkrama serta memberikan semangat kepada pelajar yang sedang menunggu giliran divaksin.
Bahkan, Wali Kota Eri terlihat bercanda gurau dengan salah satu pelajar SMP yang seperti ketakukan saat hendak divaksin.
“Namanya siapa? Ke sini sama siapa? Sekolahnya daring terus ya? Gak pernah ketemu teman-temannya berarti. Eh, belum selesai itu disuntiknya, masih ada tiga kali suntik lagi,” canda Wali Kota Eri untuk menghilangkan rasa takut pelajar tersebut.
Melihat antusiasme yang begitu tinggi, Wali Kota Eri mengimbau kepada peserta vaksinasi untuk datang sesuai dengan jam yang tertera di undangan.
Sebab, banyak peserta yang datang jauh lebih cepat daripada waktu yang ditentukan. Menurutnya, para wali murid mungkin khawatir dan trauma tidak kebagian vaksin.












