Ia juga bersyukur atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Koarmada II, TNI, Polri, Pemprov Jatim, Forkopimda Jatim, dan Forkopimda Surabaya, akhirnya pelaksanaan vaksinasi massal dosis kedua di Kota Surabaya berjalan lancar.
“Alhamdulillah hari ini kita ada Pangkoarmada II yang memberikan support kepada kami, kepada Forkopimda Kota Surabaya karena awal dulu, dosis satu juga di sini. Vaksin juga dari beliaunya, sehingga dilanjutkan lagi dengan dosis kedua,” ujarnya.
Wali Kota Eri menerangkan, Pemkot Surabaya menyiapkan 218.610 dosis dua vaksin Sinovac. Dengan harapan, masyarakat yang sudah menerima vaksin dosis satu pada rentan 24 Juli – 9 Agustus dapat terpenuhi seluruhnya.
“Insyaallah, kabarnya Sabtu akan datang lagi, kita akan lakukan lagi di hari berikutnya,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini pemkot dan Polrestabes Surabaya tengah menyiapkan sekitar 30 unit mobil yang akan digunakan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi massal. Menurutnya, penggunaan mobil ini akan lebih mudah menjangkau kelompok masyarakat difabel dan lansia yang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke lokasi vaksinasi.
“Insya Allah Pak Kapolrestabes punya inovasi, ada mobil, nanti kita akan gabung dengan mobilnya kita, ada sekitar 30 mobil. Nanti ketika ada vaksin pertama untuk lansia, yang kedua nanti untuk difabel yang tidak bisa datang ke tempat vaksinasi. Kita akan datangi dengan mobil yang kita punya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, untuk tercapainya herd immunity di Surabaya Raya, capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi yang meliputi Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Lamongan juga harus mencapai 70 persen.












